Cakrabuwana’s Weblog

Ika Wulandari (1402408025) BAB 2 MORFOLOGI

Posted on: September 28, 2008

TATANAN LINGUISTIK (2)
MARFOLOGI
Satuan terkecil dari arus ujaran disebut fonem.
Silabel adalah satuan ritmis yang ditandai dengan adnya satu sonaritas atau punjak berada lebih tinggi dari fonem yang fungsional.
Morfem adalah merupakan satuan gratikal terkecil yang mempunyai makna berada diatas satuan silabel.
Morfem bisa hadir secara berulang-ulang dengan bentuk lain.contoh : kepasar,kekampus,kedapur “memiliki arti arah atau tujuan maka disebut morfem.
Ciri-ciri morfem :
1.kesamaan arti.
2.kesamaan bentuk.
Satu satuan bentuk yang bersetatus sebagai biasanya dilambangkan dengan mengapitnya diantara kurung kurawal.Misal : kedua ; {ke}+{dua},books : {book}+{s}.
Alomorf : Bentuk-bentuk realisasi yang berlainan dari morfem yang sama yang merupakan perwujudan konkret (dadalam pertuturan)dari sebuah morfem.sudah diketahui setatusnya.
Morf : nama untuk bentuk yang belum diketahui setatusnya.
Contoh alomorf : meng ->me N ( menasal ) :Indonesia.
(-s) cats .
(-z) dogs,cows.
Klasifikasi Morfem.
1.Berdasarkan Kebebasanya.
a.Morfem Bebas .
Morfem yang tanpa kehadiran morfem lain dapat muncul dalam pertuturan.contoh : pulang,makan,rumah dan bagus.
Morfem Terikat.
Morfem yang tanpa digabung dulu dengan morfem yang lain tidak dapat manual dalam pertuturan.Contoh : semua afiks dalam bahasa Indonesia,morfem penanda jamak dalam b.Inggris.
2.Bedasarkan Keutuhanya.
.aMorfem Utuh.
Morfem yang merupakan satu kesatuan yang utuh.Contoh : semua morfem dasar bebas .(meja,kursi,kecil,laut,pensil),sebagian morfem terikat (ter-,ber-).
.bMorfem Terbagi.
Morfem yang terdiri dari dua buah bagian yang terpisah.Contoh : satu (morfom utuh ),ke/-an (morfem yang terbagi).
.3Berdasarkan maknanya.
a.Morfen Segmental.
Morfem yang dibentuk oleh fonem-fonem segmental.Contoh : lihat,lah,sikat,dan ber ->morfem yang berwujud bunyi.
b.Morfem Suprasegmental.
Morfem yang dibentuk oleh unsur-unsur suprasekmental.
Unsur-unsurnya : tekanan,nadas,durasi
.4Morfem Neralomort Zero (Nd)
lambang (Q) yaitu alomorfnya tidak tidak berwujud bunyi sekmental
maupun berupaprosodi (unsur supra sekmental) tetapi berupa “kekosongan”.
Contoh : books -> morfem (book),morfem (-s) -> jamak.
.5Morfem bermakna laksikal dan morfem tidak bermaka laksikal.
.aBermakna Laksikal
Adalah morfem-morfem yang secara inheren telah memiliki makna sendiri tanpa perlu proses dulu dengan morfem lain.
Contoh : kuda,pergi,lari dan merah.
.bTidak bermakna laksikal
Adalah morfem-morfem yang tidak bermakna sendiri,perlu berproses dulu dengan morfem lain.
Contoh : afkis : (ber-),(mer-),dan (ter-).      
Morfen Dasar,Bentuk Dasar,Pangkal (stem) dan Akar (root)
1.Bentuk Dasar (base): digunakan untuk menyebut sebuah bentuk yang
menjadi dasar dalam satu proses marfologi berupa morfem tunggal
dan gabungan morfem.Contoh : berbicara = ber + bicara ( bentuk
dasar).
2.Pangakal (stem) = digunakan untuk menyebut bentuk dasar dalam
Proses infleksi atau proses pembubuhan inflektif.Contoh: menagisi =
me – (afiks inflektif)+menagisi.
3.Akar (rood) ; digunakan untuk menyebut bentuk yang tidak dapat
dianalisis lebih jauh lagi,bentuk yang tersisi setelah semua
afiksnya.Contoh untouchables =un+toucht+able+s.
Macam-macam morfem dasar:
I.Morfem dasar bebas ; morfem dasar yang secara potensial dapat langsung menjadi kata sehingga dapat langsung dapat digunakan dalam ujaran.Contoh : meja,kursi,pergi,kuning.
II.Morfem dasar yang kebebesanya dipersoalkan : sejumlah morfem yang berakar verba yang dalam kalimat impertif atau kalimat sispan yang perlu diberi imbuan dan dalam kalimat deklaratif imbuanya dapat ditingalkan.Contoh : (-ajaran),(-tulisan),(-lihat),(-beli).
III.Morfem dasar mterikat :morfem dasar yang tidak mempunyai potensi untuk menjadi kata lebih dahulu mendapat proses morfologi. Contoh : juang,hentyi,gaul,dan abai.
Kata
Pengertian Kata
Kata adalah deretan kata yang dihimpit oleh dua sepasi dan mempunyai 1 arti.
Kata (dalam bahasa arab) biasanya terdiri dari 3 huruf
Batasan kata dalam berbagai buku linguistik diEropa menyiratkan 2 hal :
1.Setiap kata mempunyai susunan fonem yang urutannya teta dan tidak berubah.
2.setiap kata mempumyai kebebasan berpindah tempat dari kalimat atau tempatnya dapat diisi atau digantikan oleh kata lain atau juga dapat dipisahkan dengan kata lainnya.
Para tata bangsawan tradisional mengunakan 2 kriteria :
1.Kriteria makna digunakan untuk mengidentifikasikan kelas Verba,nomina danajektifa.
Verba adalah kata yang menyatakan tindakan atau perbuatan.
Nomina adalah kata yang menyatakan benda atau dibendakan.
Ajektifa adalah kata-kata yang berdisbusi dibelakang kata sangat,atau dapat mengisi kontruksi sangat.
2.Kriteria fungsi digunakan untuk mengidentifikasikan preposisi,konjungsi,adverbia,pronomia.
Konjungsi adalah kata yang bertugas atau atau berfungsi menhubungkan kata dengan kata atau bagian kalimat yang satu dengan bagian yang lain.
Penbentukan kata mempunyai dua sifat yaitu:
1.Inflektiktif
` Alat yang digunakan untuk penyesuaian bentuk biasanya berrupa afiks yang mungkin berupa prefiks,infiks, dan sufiks atau juga berupa modifikasi internal yakni perubahan yang terjadi di dalam bentuik dasar itu.
Konyugasi adalah perubahan atau penyesuaian bentuk pada
verba.Deklinasi adalah perubahan ataui penyesuaian pada nomina dan ajektifa.
Paradigma infleksional adalah sebuah kata yang sama, tapi bentuknya berbeda yang disesuaikan dengan kategori gramatikalnya.
2.Derivatif
Pembentukan kata secara derivatif membe ntuk kata baru, kata yang identitas leksikalnya tidak sama dengan kata dasarnya.
Contoh: dalam bahasa Inggris sing “menyanyi” terbentuk kata singer “penyanyi”
Kata untouchable; touch dibubuhkan sufiks derivasional able menjadi touchable dan dibubuhkan prefiks derivasional un menjadi untouchable.

Proses Morfemis
1.Afiksasi
Adalah proses pembubuhan afiks pada sebuah dasar atau bentuk dasar.
Unsurnya adalah sebagai berikut:
a.dasar atau bentuk dasar dapat berupa akar yakni bentuk terkecil yang tidak dapat disegmentasikan lagi, misalnya: meja, beli, makan, sikat.
b.Afiks adalah berupa morfem terikat yang diimbuhkan pada sebuah dasar dalam proses pembentukan kata.
Macam-macam afiks :
1.afiks inflektif: digunakan dalam pembentukan kata-kata inflektif atau paradigma infleksional.
2.afiks derivatif: membentuk kata baru yang identitas leksikalnya tidak sama dengan bentuk dasarnya.
Dilihat dari posisi melekatnya pada bentuk dasarnya biasanya dibedakan :
1.prefiks adalah afiks yang diimbuhkan dimuka bentuk dasar
contoh: me- pada menghibur
2.infiks adalah afiks yang diimbuhkan ditengah bentuk dasar.
contoh:-el- pada telunjuk
3.sufiks adalah afiks yang diimbuhkan di akhir bentuk dasar
contoh:-an pada bagian
4.konfiks adalah afiks yang berupa morfem terbagi yang bagian pertananya berposisi pada awal bentuk dasar dan bagian keduanya pada posisui akhir.
Contoh: pe-/-an pada pertemuan
5.interfiks adalah sejenis infiks atau elemen penyaambung yang muncul dalam proses penggabungan dua buah unsur.
6.transfiks adalah afiks yang berwujud vokal-vokal yang diimbuhkan pada keseluruhan pada keseluruhan dasar.
Reduplikasi
Adalah proses morfemis yang mengulang bentuk dasar, baik keseluruhan secara sebagian (parsial) maupun dengan perubahan bunyi.
Macam-macam reduplikasi:
1.reduplikasi sebagian(parsial), misalnya: lelaki
2.reduplikasi penuh, misalnya: meja-meja
3.reduplikasi dengan perubahan bunyi, misalnya: bolak-balik.
Komposisi
Adalah hasil dan proses penggabungan morfem dasar dengan morfem dasar baik yang bebas maupun yang terikat, sehingga terbentuk sebuah konstruksi yang memiliki identitas leksikal yang berbeda atau yang baru.
Konversi(derivasi zero,transmutasi, dan transposisi)
Adalah proses pembentukan kata dari sebuah kata menjadi kata lain tanpa perubahan unsur segmentalnya.
Modifikasi internal(penambahan internal/ perubahan internal)
Adalah proses pembentukan kata dengan penambahan unsur-unsur (vokal) kedalam morfem yang berkerangka tetap (konsonan).
Modifikasi internal suplesi
Perubahan sangat ekstrem karena ciriu-ciri bentuk dasar tidak atau hampir tidak tampak lagi.
Pemendekan
Adalah proses penanggalan bagian-bagian leksem atau gabungan leksem sehingga menjadi bentuk singkat tetapi maknanya tetap sama dengan makna utuhnya.
Contoh: lab (labolatorium), hlm (halaman)
Macam-macam pemendekan:
1.singkatan adalah hasil proses pemendekan, misalnya:
a.pengekalan huruf awal dari sebuah leksem, misalnya R (Radius)
b.pengeklalan beberapa huruf dari sebuah leksem, misalnya hlm (halaman), rhs (rahasia)
c.pengekalan huruf awal dikombinasi dengan angka untuk pengganti huruf yang sama, misalnya P3 (Partai Persatuan Pembangunan)
d.pengekalan dua, tiga, atau empat huruf pertama dari sebuah leksem, misalnya As (Asisten), Ny (Nyonya)
e.pengekalan huruf pertama dan huruf terakhir dari sebuah leksem, misanya Ir (Insinyur), Fa (Firma)
2.akronim adalah hasil pemendekan yang berupa kata atau dapat dilafalkan sebagai kata.contoh : ABRI (ankatan bersenjata republik Indonesia),Inpres ( instruksi inseden ),wagub (wakil gubernur ).
Produktivitas proses morfermis
Adalah dapat tidakny proses pembentukan kata itu,terutama afiksasi,reduplkasi dan komposisi,digunakan berulang-ulang yang secara relatif tak terbatas;artinya ada kemungkinan menambah bentuk baru dengan proses tersebut.
Morfofonemik (morfonemik,morfofonologi,morfonologi)
Adalah peristiwa berubahnya wujud morfenis dalam suatu proses morfologis,baik akfiksasi,redukplikasi maupun komposisi.
Macam-macam proses morfofonenik :
1.Peluruhan fonem
Terlihat dalam proses pengimbuhan dengan prefiks me-
Contoh : me-+sikat =menyikat
2.Perubahan fonem
Terlihat dalam proses pengimbuan prefiks ber-
Contoh : ber-+ajar=belajar
3.Pergeseran fonem
Pindahnya sebuah fonem dari silabel yang satu kesilabel yang lain,biasanya kesilabel berikutnya,terlihat dalam proses pengimbuan sefik/an/dan(i),(t).
Contoh : ja.wab+-an = ja.wa.ban

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • cakrabuwana: Dari : Dita Priska P.S (1402408072) Untuk : Mita Yuni H (1402408331) menurut saya resume yang anda buat cukup bagus dan lengkap. semua sub bab dij
  • cakrabuwana: Dari : Ruwaida Hikmah (1402408236) Buat : Titis Aizah (1402408143) Menurut saya resume yang anda buat sudah cukup bagus dan sistematis. Setiap sub
  • cakrabuwana: cakra data yg km upload da yg slh(namanya keliru) di data upload tlsnnya 'linguistik morfologi winda (seharusnya namanya LIHAYATI HASANAH) tlg di betu

Kategori

%d blogger menyukai ini: